Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

SBY: Saya Dukung Penuh Pak Prabowo Jadi Presiden Ke-8, Inilah "Endorsement" Saya

Kompas.com, 20 November 2023, 18:42 WIB
Adhyasta Dirgantara,
Krisiandi

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat sekaligus Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan dirinya akan mendukung penuh capres nomor urut 2 Prabowo Subianto untuk menjadi Presiden ke-8.

Hal tersebut SBY sampaikan dalam acara konsolidasi pemenangan Partai Demokrat di Hotel Aston Madiun, Jawa Timur, Senin (20/11/2023).

"Maka pada kesempatan yang amat penting ini, dengan memohon ridho Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, saya memberikan dukungan penuh kepada Bapak Prabowo Subianto untuk menjadi calon presiden dan inssya Allah menjadi Presiden ke-8 Indonesia," ujar SBY seperti dikutip dari video yang diterima Kompas.com.

Baca juga: Pede Prabowo-Gibran Menang 1 Putaran, AHY: SBY Siap Turun Gunung

SBY mengungkapkan Prabowo memiliki kecakapan dan kemampuan untuk memimpin bangsa sebesar Indonesia.

Selain itu, kata dia, Prabowo juga sudah siap untuk menjadi Presiden RI.


"Inilah dukungan saya, my endorsement kepada beliau," ucapnya.

SBY lantas mengucapkan selamat berjuang kepada Prabowo yang maju di Pilpres 2024 bersama Gibran Rakabuming Raka.

Dia berharap Prabowo bisa berhasil menjadi presiden selanjutnya. 

Baca juga: SBY Kenang Masa-masa Bersama Prabowo saat Masih Jadi Prajurit TNI

"Insya Allah Pak Prabowo akan sukses dan berhasil, Pak Prabowo tidak sendirian, Partai Demokrat akan terus bersama Pak Prabowo," imbuh SBY.

Seperti diketahui Partai Demokrat mendukung pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Demokrat masuk dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang terdiri dari Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Amanat Nasional, Partai Solidaritas Indonesia, dan Partai Garuda. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bahas berita ini dengan KARIN
KARIN
KARIN
Hai
KARIN siap bantu kamu menemukan jawaban lebih cepat.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Nikmati Fitur Lengkap KARIN dengan KOMPAS.com PLUS

Dapatkan lebih banyak kuota, pahami berita lebih cepat, dan gali konteks mendalam dari artikel KOMPAS.com.

Baca tentang


Terkini Lainnya
Mahfud MD Tantang Polri Ungkap Pelaku Lain di Kasus Andrie Yunus: Ada Nyali Enggak?
Mahfud MD Tantang Polri Ungkap Pelaku Lain di Kasus Andrie Yunus: Ada Nyali Enggak?
Nasional
MUI Harap Kesepakatan Iran-AS Jadi Momentum Perdamaian Kawasan Timur Tengah
MUI Harap Kesepakatan Iran-AS Jadi Momentum Perdamaian Kawasan Timur Tengah
Nasional
Mahfud MD Curiga Ada yang Ditakuti dalam Reformasi Polri: Kenapa Perubahan yang Jelas Baik Tak Dilakukan?
Mahfud MD Curiga Ada yang Ditakuti dalam Reformasi Polri: Kenapa Perubahan yang Jelas Baik Tak Dilakukan?
Nasional
Pengamat: Kesepakatan Damai Iran-AS Bisa Turunkan Harga Minyak
Pengamat: Kesepakatan Damai Iran-AS Bisa Turunkan Harga Minyak
Nasional
Di Depan Presiden Steinmeier, Prabowo Singgung BJ Habibie hingga Pengalaman Saat Latihan di Jerman
Di Depan Presiden Steinmeier, Prabowo Singgung BJ Habibie hingga Pengalaman Saat Latihan di Jerman
Nasional
Mahfud MD: Sejak Awal Saya Tidak Yakin Pemerintah Sungguh-sungguh Reformasi Polri, Bahkan Takut
Mahfud MD: Sejak Awal Saya Tidak Yakin Pemerintah Sungguh-sungguh Reformasi Polri, Bahkan Takut
Nasional
Prabowo: Jerman Punya Tempat Istimewa bagi Indonesia, Salah Satu Mitra Penting di Eropa
Prabowo: Jerman Punya Tempat Istimewa bagi Indonesia, Salah Satu Mitra Penting di Eropa
Nasional
Program MBG: Dihentikan atau Disempurnakan?
Program MBG: Dihentikan atau Disempurnakan?
Nasional
Kemenhaj: 96.155 Jemaah dan Petugas Haji Indonesia Telah Dipulangkan ke Tanah Air
Kemenhaj: 96.155 Jemaah dan Petugas Haji Indonesia Telah Dipulangkan ke Tanah Air
Nasional
Mahfud MD Sebut UU Polri Lahir dari Kaidah Hukum yang Tidak Baik
Mahfud MD Sebut UU Polri Lahir dari Kaidah Hukum yang Tidak Baik
Nasional
Kamis, Sony Sonjaya Akan Diperiksa Kejagung terkait Justice Collaborator
Kamis, Sony Sonjaya Akan Diperiksa Kejagung terkait Justice Collaborator
Nasional
Dukung Kesepakatan Damai AS-Iran, Wamenlu Harap Selat Hormuz Segera Kembali Normal
Dukung Kesepakatan Damai AS-Iran, Wamenlu Harap Selat Hormuz Segera Kembali Normal
Nasional
Menguatnya Dukungan atas Wacana Kantin Sekolah Gantikan SPPG di Program MBG
Menguatnya Dukungan atas Wacana Kantin Sekolah Gantikan SPPG di Program MBG
Nasional
Mahfud MD Ungkap Alasan Masih Rajin Bersuara: Indonesia Milik Semua Rakyat
Mahfud MD Ungkap Alasan Masih Rajin Bersuara: Indonesia Milik Semua Rakyat
Nasional
Saat Jokowi Bersiap Turun Gunung: PDI-P Mengawasi, PSI Makin Percaya Diri
Saat Jokowi Bersiap Turun Gunung: PDI-P Mengawasi, PSI Makin Percaya Diri
Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau